22 Nov 2017

5 Peta Jalan (Bakery Road Map) Ini, Layak Di Simak Bagi “Entrepreneur Bidang Bakery”; Agar Usaha Bakery Anda Berjalan Berkelanjutan

(bagian 1 dari 2)

Ada seorang Pembaca blog yang menghubungi via email dan bertanya kepada Saya, Bagaimana cara

untuk memulai usaha bakery, sedangkan Ia belum mampu membuat produk dengan baik, namun disisi lain memiliki kemauan kuat dan Passion untuk dapat menjalaninya.

Banner Promo crop (kontak)

Bagi Anda yang berkeinginan untuk bisa memulai usaha bakery beberapa hal “ruang lingkup” ini layak  harus difahami sebelum melangkah dalam usaha bakery.

 

  1. Baker  (Pembuat Roti)

Sebagai fondasi awal dalam menjalankan usaha roti, sebagai seorang calon  owner setidaknya anda dapat memulai dengan memiliki kemapuan bisa membuat produk roti dengan baik, minimal Anda bisa melakukan justifikasi ataupun menilai mana saja produk bakery yang memiliki potensi dapat di sukai oleh calon pelanggan  dan mereka mau membelinya. Disamping berbekal pengetahuan teknis dalam menciptakan produk Bakery, kemampuan lainya adalah mencari pekerja bagian produksi atau seorang Baker.

Sebagai seorang bisnis owner kesuksesan anda dalam menjalankan usaha sangat tergantung bagaimana kita memperlakukan Baker yang akan direkrut. Idealnya seorang Baker harus dapat memiliki kemampuan dalam membuat aneka produk bakery (roti, cake, pastry dan cookies), namun realitanya Baker dengan seluruh kemampuan di atas agak sulit di temukan.

Kenyataan di lapangan banyak mereka yang memiliki kemampuan dengan spesialisasi tertentu. Ada Baker yang bisanya hanya membuat roti, namun kurang bisa membuat cake, apalagi yang di hias atau di lakukan dekorasi,  jelas tidak semua baker dapat melakukannya. Hal utama yang harus di pertimbangkan adalah kemampuan dasar Baker tersebut dalam membuat produk rerotian.

Standard minimal ketrampilan mereka harus dapat membuat “aneka produk rerotian secara mendasar” atau basic bakery product, serta mereka memiliki pengetahuan  dalam proses pembuatan produk rerotian, baik roti, cake, pastry dan cookies dasar, dengan produk yang layak jual. Untuk memahami ilmu dasar pembuatan produk rerotian dapat di lihat di SINI.

Setelah Anda menemukan seorang Baker yang akan di pekerjakan, maka selayaknya Peran Owner dalam memandang Para Baker tersebut bukan hanya sebagai karyawan penting yang memiliki hubungan kerja semata, yang bersifat hubungan sementara. Mengapa ? Tidak di pungkiri di kalangan Industry Bakery, sangat rawan terjadi pembajakan.

Jika tingkat loyalitas yang di bangun hanya sebatas hubungan antara Karyawan dengan pemilik, maka resikonya mereka akan mudah untuk pindah kerja ke Bakery lain jika ada offering atau penawaran yang lebih baik.

Sebagai seorang Bisnis Owner,  selayaknya Anda menjadikan Baker yang memiliki ketrampilan lebih, mau maju dan berkembang , mereka di ajak membangun Paradigma  “Partnership”. Baker di ajak bermitra dalam memajukan usaha Anda. Mereka di ajak tidak hanya membuat produk, namun juga di ajak untuk maju dengan di bekali dengan ilmu cara melakukan pengembangan produk (product development ) handling product atau penanganan  produk, Leadership (kepemimpinan) dan memiliki kerjasama dengan Tim  untuk mengembangkan usaha Anda hingga berkelanjutan.

 

  1. Bakery Technology atau Baking Technology

Setelah Anda menempatkan Baker sebagai Mitra Usaha, maka tahap selanjutnya adalah memilih teknologi bakery atau teknologi Baking yang tepat. Disini peran Anda sebagai Bisnis Owner harus memiliki inisiatif untuk memilih tehnik proses pembuatan produk mana yang paling sesuai di terapkan dalam usaha Anda.

Sebagaimana yang di ketahui, bahwa pada dasarnya proses pembuatan roti (bread making process) setidaknya ada 3 metode yang dapat di gunakan, yaitu : No-time dough (adonan cepat), Straight dough (adonan langsung) dan Sponge and dough. Untuk mempelajarinya satu-persatu anda harus dapat menguasai Pengetahuan Bahan dan Proses Pembuatan roti terlebih dahulu, yang telah di bahas secara detail di SINI.

Masing-masing dari 3 metode diatas memiliki kelebihan dalam menghasilkan roti yang akan dijual. Dari ketiga teknologi tersebut, harus di pilih mana yang paling di kuasai dan sesuai dengan kondisi produksi  yang anda miliki.

Tentunya pilihan tersebut harus di diskusikan dengan baker Anda, agar mereka dapat dengan senang hati menjalaninya sesuai dengan kemampuan teknologi yang mereka kuasai, sehingga hasil produk dapat di sukai dan disenangi pelanggan, baik pelanggan baru ataupun pelanggan yang lama, serta dapat menghasilkan produk sesuai dengan jumlah , kualitas yang di harapkan dan minim kesalahan produksi.  Berlanjut….

Berlangganan dan Download 3 E Book Bagus

Post advert

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Hallo ! Ada yang bisa dibantu?
Powered by